Senin, 24 Januari 2011

NAFSU YANG DEGIL





Dalam sebuah kitab karangan Utsman Bin Hasan bin Ahmat Asy Syaakir Aikhhaubawiyi,
Sorang ulama ulama yang hidup dalam abad XIII Hijrah, menerangkan bahwa sesungguhnya Allah S.W.T telah menciptakan Akal, maka Allah S.W.T telah berfirman yang bermaksud : “Wahai Akal menghadaplah engkau” Maka Akal pun menghadap kehadapan Allah S.W.T, Kemudian Allah S.W.T Berfirman  yang bermaksud, Wahai Akal Berbaliklah engkau!’
Lalu akal Pun berbalik

Kemudian Allah S.W.T. Berfirman lagi yang bermaksud “ Wahai Akal siapakah Aku?” Lalu akal pun berkata “Engkau adalah tuhan yang menciptakan aku dan aku adalah hambahmu yang daif dan lemah”
Lalu Allah S.W.T berfirman yang bermaksud. “Wahai Tidak ku ciptakan mahkluk yang lwebih mulia dari pada engkau”.

Setelah itu Allah S,W.T Menciptakan nartfsu dan berfirman kepadanya yang bermaksud :
‘Wahai Nafsu Menghadaplah kamu!” Nafsu tidak mewnjawab sebaiknya mendiamkan diri. Kemudian Allah S.W.T Berfirman lagi yang bermaksud “siapakah engkau dan siapakah aku?”
Lalu Nafsu berkata “Aku Adalah Aku, Dan Engkau Adalah Engkau”.

Setelah itu Allah S.W.T menyiksanya dengan siksaan neraka Jahim. Selama 100 Tahun kemudian mengeluarkanya. Kemudian Allah S.W.T Berfirman yang bermaksud: “Siapakah siapakah engkau dan siapakah aku?”
Akhirnya Nafsu mengakui dengan berkata “Aku adalah Hamba Mu dan Kamu adalah Tuhanku”

Dalam kitab itu juga diterangkan maka sebab itu lah Allah S.W.T mewajibkan berpuasa.
Dalam kisah ini dapatlah kita mengetahui bahwa nafsu itu adalah sangat jahat oleh itu hendaklah kita mengawal nafsu itum, jangan biarkan nafsu itu mengawal kita sebab kalau dia yang mengawal kita maka kita akan menjadi musnah.

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Powered by Blogger